Kamis, 01 Januari 2015

edisi ibu

Untukmu...makhluk yang dipanggil IBU

            Ma, malam ini sungguh indah, katanya ada bintang yang tersenyum menyambut malam yang kan menjelang menuju hari esok yang special buat mu, sosok makhluk yang akrab ku panggil IBU. Kurasakan sejuk sapaan bintang dimalam ini ma, kuteringat akan engkau, senyuman mu yang tiada henti, dari pagi hingga pagi lagi, aku selalu menemui senyuman merona dibibir indah mu, ketika aku masih berada disisimu. Namun, malam ini hanya perasaanku saja yang mencoba melayang menjemput rasa yang pernah engkau berikan kepada ku itu. Ternyata rasa itu tidak ku temukan ma, betapa sedih hati ini ma, indahnya malam yang dihiasi bintang-bintang tak dapat menggantikan rindu yang kian membara, lembutnya rembulan tidak dapat menggantikan kerinduan akan kelembutan yang selalu engkau tuangkan.
            Ma, tidak ada yang bisa menggantikan dirimu di mahligai hati ini. I LOVE YOU MA... sebuah kalimat yang tidak akan pernah berujung itu terungkap dengan keras dimalam ini, bukan sebuah paksaan, namun sebuah teriakan untuk melepaskan kerinduan yang entah kapan akan cair.
Bukan hari ini yang mengingatkan aku akan dirimu-sosok seorang ibu-, bukan hari ini yang mengingatkan ku akan arti perjuanganmu, bukan hari ini yang membangunkanku akan besarnya cintamu untuk ku, bukan hari ini ma yang membuat air mataku jatuh karena tak tahan lagi menampung rasa rindu ini,,, tapiii... sosok engkaulah yang slalu mengingatkan agar hari-hariku bisa membalas semua perjuangan, pengorbanan, cinta mu untuk ku, hingga terukirlah namamu disetiap lantunan do’a-do’a yang kupanjatkan kepada Allah tuhanku.
Ma, aku gak mau hanya 1 hari special untukmu, tapi aku mau setiap hari yang ku lewati adalah hari-hari special yang ku persembahkan untukmu. Meskipun demikian, aku ingin ungkapan CINTA yang satu ini menjadi butir sejarah tertulis bahwasanya aku bangga memiliki seorang ibu yang luar biasa bagiku, kakak-kakak ku, dan juga papaku...ibu yang bisa mendidik, mengayomi, dan memberikan teladan, berhati bidadari, bersikap lembut, semuanya ada pada dirimu. Segudang emas tak cukup untuk membalas satu pengorbananmu, jangankan semuanya, satupun gak cukup. Engkaulah makhluk istimewa yang slalu dikirimkan Allah untuk hambanya agar rasa cinta pencipta itu dapat dirasakan melalui untaian cintamu yang engkau kembangkan di sayap-sayap keluarga kecil yang islami.
Terima kasih atas cinta yang telah engkau berikan kepada kami ma, jika bukan karena cintamu, entah apa jadinya aku, entah kemana papa ku, entah siapa kakak ku...

Padang, 21 desember 2013
Love you so much mom,,,
SISRI WAHYU NENGSI

Tidak ada komentar: