Untukmu...makhluk
yang dipanggil IBU
Ma, malam ini
sungguh indah, katanya ada bintang yang tersenyum menyambut malam yang kan
menjelang menuju hari esok yang special buat mu, sosok makhluk yang akrab ku
panggil IBU. Kurasakan sejuk sapaan bintang dimalam ini ma, kuteringat akan
engkau, senyuman mu yang tiada henti, dari pagi hingga pagi lagi, aku selalu
menemui senyuman merona dibibir indah mu, ketika aku masih berada disisimu.
Namun, malam ini hanya perasaanku saja yang mencoba melayang menjemput rasa
yang pernah engkau berikan kepada ku itu. Ternyata rasa itu tidak ku temukan
ma, betapa sedih hati ini ma, indahnya malam yang dihiasi bintang-bintang tak
dapat menggantikan rindu yang kian membara, lembutnya rembulan tidak dapat
menggantikan kerinduan akan kelembutan yang selalu engkau tuangkan.
Ma, tidak ada yang bisa menggantikan dirimu di mahligai
hati ini. I LOVE YOU MA... sebuah kalimat yang tidak akan pernah berujung itu
terungkap dengan keras dimalam ini, bukan sebuah paksaan, namun sebuah teriakan
untuk melepaskan kerinduan yang entah kapan akan cair.
Bukan
hari ini yang mengingatkan aku akan dirimu-sosok seorang ibu-, bukan hari ini
yang mengingatkan ku akan arti perjuanganmu, bukan hari ini yang membangunkanku
akan besarnya cintamu untuk ku, bukan hari ini ma yang membuat air mataku jatuh
karena tak tahan lagi menampung rasa rindu ini,,, tapiii... sosok engkaulah
yang slalu mengingatkan agar hari-hariku bisa membalas semua perjuangan,
pengorbanan, cinta mu untuk ku, hingga terukirlah namamu disetiap lantunan
do’a-do’a yang kupanjatkan kepada Allah tuhanku.
Ma,
aku gak mau hanya 1 hari special untukmu, tapi aku mau setiap hari yang ku
lewati adalah hari-hari special yang ku persembahkan untukmu. Meskipun
demikian, aku ingin ungkapan CINTA yang satu ini menjadi butir sejarah tertulis
bahwasanya aku bangga memiliki seorang ibu yang luar biasa bagiku, kakak-kakak
ku, dan juga papaku...ibu yang bisa mendidik, mengayomi, dan memberikan
teladan, berhati bidadari, bersikap lembut, semuanya ada pada dirimu. Segudang
emas tak cukup untuk membalas satu pengorbananmu, jangankan semuanya, satupun
gak cukup. Engkaulah makhluk istimewa yang slalu dikirimkan Allah untuk
hambanya agar rasa cinta pencipta itu dapat dirasakan melalui untaian cintamu
yang engkau kembangkan di sayap-sayap keluarga kecil yang islami.
Terima
kasih atas cinta yang telah engkau berikan kepada kami ma, jika bukan karena
cintamu, entah apa jadinya aku, entah kemana papa ku, entah siapa kakak ku...
Padang,
21 desember 2013
Love
you so much mom,,,
SISRI
WAHYU NENGSI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar