Pa....
gadis kecilmu kini sudah dewasa .... :('
belum banyak yang bisa aku berikan padamu, hingga hari ini, hari dimana orang tak memanggilku sebagai anak kecil lagi,
yang bisa aku berikan hanya tangisan kekhawatiran akan kondisiku,
pa... engkau itu Masyaa Allah,
sosok makhluk yang cuek, tapi sebenarnya engkau peduli
dibalik kekuatanmu, sebenarnya engkau lemah,
dibalik tawa, canda dan senyummu, sesungguhnya hatimu sedang merintis,
kau tak sering menanyakan kabarku, tapi engkau selalu mencemaskanku,
mungkin itulah fitrahnya seorang ayah,
lemah namun ingin telihat kuat didepan anak2 nya,
agar anak2nya tidak ikutan lemah seperti ayahnya...
masyaa Allah..
jika hatimu terbuat dari mineral, mineral jenis apa yang telah menyusunnya?
jika hatimu terbuat dari batuan, apa kandungan dalam batuan itu?
jika hatimu berbentuk kubik, berapa luas bidang nya?
beritahulah padaku, agar aku bisa menyerupai dirimu...
pa,
ajari aku berhati mutiara, berkebalkan intan,
ajari aku berhati tembaga, bersejukan salju.
turunkan kepada ku ilmu tentang semua itu..
terima kasih pa...
biar Allah yang membalas segala jasa dan pengorbanan mu,
sejatinya, jika aku yang membalasnya..
sungguh itu tak akan pernah terbalaskan,
meskipun bumi menjadi emas.
Selasa, 15 Maret 2016
aku ingin kau halal untuk ku-cintai
mendung siang ini mewakili perasaan yang tak karuan,
kamu jauh, akupun jauh
tak ada rasa memang, sebelumnya yang kita jalin,
tapi karena cinta-Nya, akhirnya aku mencintaimu,
tapi memang sebatas dalaam diam,
tak ada ungkapan kata2 mesra,
tak ada perhatian yang berlebih,
tak ada pertemuan yang kita impikan,
karena memang kita belum pantas melakukan semua itu,
aku tak tau,
kenapa tiba2 aku merindukanmu dikala kau pergi baru sehari,
ketika kau mengabariku kalau kau akan pergi,
serasa petir disiang hari menyambar, dan awan hitam langsung berarak,
serasa gak kuat buat jauh darimu,
segera halalkan saja diriku,
agar perasaanku bisa menjadi pahala ketika mengkhawatirkan dirimu,
agar setiap rindu2 ku menjadi baktiku untukmu,
agar dirimu bisa kucintai seutuhnya,,
kamu jauh, akupun jauh
tak ada rasa memang, sebelumnya yang kita jalin,
tapi karena cinta-Nya, akhirnya aku mencintaimu,
tapi memang sebatas dalaam diam,
tak ada ungkapan kata2 mesra,
tak ada perhatian yang berlebih,
tak ada pertemuan yang kita impikan,
karena memang kita belum pantas melakukan semua itu,
aku tak tau,
kenapa tiba2 aku merindukanmu dikala kau pergi baru sehari,
ketika kau mengabariku kalau kau akan pergi,
serasa petir disiang hari menyambar, dan awan hitam langsung berarak,
serasa gak kuat buat jauh darimu,
segera halalkan saja diriku,
agar perasaanku bisa menjadi pahala ketika mengkhawatirkan dirimu,
agar setiap rindu2 ku menjadi baktiku untukmu,
agar dirimu bisa kucintai seutuhnya,,
Selasa, 02 Februari 2016
Aku Ingin Menikah Dengan Lelaki, Yang Jika Bersamanya Allah Dan Surga Terasa Lebih Dekat
Impian dari
semua wanita adalah dipertemukan dengan sosok lelaki yang dapat menyempurnakan
setengah dari agamanya. Menjadi pemimpin dan pembimbing dalam kehidupan setelah
memiliki ikatan yang sah. Sosok yang dapat memposisikan diri sebagai suami,
ayah, dan teman di saat apa pun.
Aku ingin
menikah dengan lelaki, yang jika bersamanya Allah dan surga terasa lebih dekat.
Lelaki yang bisa menjadi imam ketika sholat dan bermunajat kepada Allah. lelaki
yang bisa memimpin keluarga dengan sebaik-baiknya seorang pemimpin.
Bersama mu
buat aku semakin mencintai-Nya, tanpa melupakan kewajiban ku untuk selalu
menjadi pendampingmu. Bersama mu buat rumah kecil kita seperti istana yang
penuh dengan kebahagiaan dengan rasa syukur. Bersama mu mari kita melangkah
menuju surga bersama manisnya iman dalam balutan ihsan.
Siapkan lah
dirimu seperti aku mempersiapakan diri dalam kesendirian. Menanti dengan penuh
keyakinan kalau kau akan datang ke rumah, bertemu denan kedua orang tuaku. Dan kau
pun memperkenalan keluargamu kepada ku, ibu mu yang akan menjadi ibuku juga dan
ayahmu yang akan menjadi ayahku juga.
Bersatunya
kita bukan hanya sekedar menjalin ikatan dua orang manusia, tapi dua keluarga
yang dulu terikat karena iman. Sekarang menjadi satu kesatuan karena ikatan
kita berdua. Dan yakinlah suatu ikatan ini akan saling menguatkan satu sama
lain, tidak akan ada perpecahan selam masih ada cinta di antara kita.
Pergilah, Karena Aku Mulai Mencintaimu
Entah darimana
rasa itu datang, kapan menghampiri dan tidak mau pergi. Tiba-tiba ada rasa yang
datang dari komunikasi yang biasa, dari pembicaraan yang sederhana. Mulanya
kita hanya saing memandang, terpaku sebenatar tanpa mengeluarkan kata,
menundukan pandangan dan berlalu. Tapi aku kaget saat menerima pesan pertama
dari mu, senang bercampur malu. Dan dari sanalah percakapan kita berawal.
Mulai menanyakan
hal-hal yang sederhana sampai bercerita tentang keseharian yang menyenangkan. Kadang
ada cerita duka yang aku bagi dengan mu, dan kau setia mendengarkannya. Kadang ada
rasa kesal yang aku luapkan pada mu, tapi kau hanya tersenyum dan mencoba
menghibur ku dengan candaan-candaan kecil.
Pernah sekali
aku menangis saat menghubungi mu, tapi kau masih sabar mendengarkan segala
keluh kesah ku. Dan aku baru tau kalau malam itu kamu harus belajar untuk ujian
besok, tapi dengan tenangnya kamu menenangkan ku dan menghiburku dengancara
yang unik.
Tapi rasa
ini mulai tidak wajar, kenapa saat mendengar nama mu diriku selau tersenyum dan
jantungku berdebar kencang. selalu ingin mengetahui apa yang sedangkau kerjakan
di dunia nyata dan kau bagikan di dunia maya. Waktuku menjadi sepi jika tidak
ada kabar dari mu, dan etah kenapa diriku mulai nyaman dengan kehadirian diri
mu..
Pergi lah,
ku mohon. Rasa ini datang pada saat yang belum tepat. Aku takut kita akan
saling menyakiti, karena terjalin dalam hubungan yang tidak halal. Bukan cinta
yang akan bersemi, tapi nafsu yang berbalut keindahan dunia. Menggoda kita
dengan kesenangan dan melupakan kewajiab-kewajiab kita. Aku tidak mau
mengganggu mu dan menggoyahkan imanmu. Sedikit pun aku tidak mau menjadi jalan
syetan untuk menjerumuskan dirimu ke api neraka.
Jika kami berjodoh, pisahkan kami Ya Allah, dan Pertemukan kembali pada saat kami benar-benar siap
Saat virus
merah jambu sudah menginfeksi hati, ia akan memberikan halusinasi kepada otak
akan indahnya masa depan dan hangatnya masa kini. Tanpa kita sadari, iman yang
sejak lama kita tanam akan layu dan enggan tumbuh. Ia akan terganti dengan
seseorang yang akan terus menjadi bayang-bayang dalam hari, dan kadang membuat
kita tersenyum sendiri. kita tidak sedang gila, hanya saja kita sedang tergila-gila
pada anak manusia.
Jika kami
berjodoh, pisahkan kami Ya Allah, dan Pertemukan kembali pada saat kami
benar-benar siap. Saat cinta yang kami miliki dipersatukan dengan kuasa
takdirmu. Saat orang tua, saudara, dan kerabat datang untuk memberi Doa. Bukan sebuah
dosa yang terus menumpuk dan berselimut janji-janji manis yang entah kapan akan
terwujud.
Tak apa
kita hidup dalam rindu dan saling merindukan dalam doa-doa. Tak apa kita tidak
pernah saling bertatap sebelumnya, tapi akan saling memandang dan bergandengan
tangan sampai surga. Tak apa aku tidak pernah mengenalmu sebelumnya, tapi aku
yakinkan nanti kau akan mengenalku sebagai ibu dari anak-anakmu. :D
Kita dipisahkan
karena waktu belum mengizinkan untuk bertemu. Kita dipisahkan untuk saling
mempersiapkan diri dan mengejar mimpi masing-masing sebelum mimpi kita di satukan
dalam satu atap yang sama. Kita dipisahkan dalam cinta-Nya, yang terlebih
dahulu kita dapatkan sebelum mendapatkan cinta makhluknya Ia abadikan.
Tapi setelah
dipertemukan, kau jangan kaget. Kalau nantinya aku adalah teman mainmu sewaktu
kecil. Kalau nantinya aku teman waktu menuntut ilmu bersama atau dalam
organisasi yang sama. Atau nantinya kita adalah dua orang anak manusia yang
tidak tahu apa-apa, dan dipertemukan oleh kedua orangtua kita dalam takdirnya.
Karena jodoh adalah rahasia terbesar dalam kehidupan dan pasti akan dipertemukan dalam sekenarionya yang maha sempurna. Hilangkan keraguan dalam hati seperti malam yang tidak percaya akan datangnya pagi. Aku akan datang di waktu yang tepat dengan izin-Nya dengan membawa rindu yang sangat besar. Untuk mu..
Senin, 25 Januari 2016
PERTEMPURAN ITU BARU DIMULAI, JIWA
Hati
adalah tempat khilaf dan salah, sifatnya selalu berbolak balik, terkadang bisa
berfikir jernih, dan terkadang malah sebaliknya, bisa berfikir diluar batasan
kewajaran.
Terkadang
bisa menepis rasa yang ada, dan terkadang hati membiarkan rasa itu mengalir
begitu saja. Begitulah kalau rasa berkecamuk dalam hati dan berperang dengan
komitmen yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya. Sifat perempuan memang
tidak bisa ditebak, terkadang baper namun terkadang ia cukup dewasa. Apalagi
untuk menanggapi persoalan atas nama perasaan dan cinta.
Hadirnya
rasa cinta tak dimungkiri juga, sebab rasa cinta adalah fitrah. Namun salah
kita sebagai manusia, yang sering menelantarkan cinta, dan tidak meletakkan
pada tempatnya.
Belajar
melawan perasaan. Ya, itulah salah satu bagaimana agar rasa cinta itu bisa
terletakkan pada tempatnya. Sayang sekali rasanya, ketika hati sudah dijaga
sekian lama, namun tergores karena kemilau yang sedikit. Peperangan kembali
dimulai, setelah beberapa tahun yang lalu peperangan itu terjadi. Peperangan
perasaan ke 2,ya tepatnya seperti itu, layaknya peperangan dunia ke 2 terjadi.
Mari
kita saksikan, dimanakah peperangan perasaan ini akan berakhir? Berakhir dengan
berlabuh di perasaan lain, ataukah berakhir di perasaan yang memancing
peperangan ini terjadi.
Semoga
saja berlabuh pada darmaga yang memancing peperangan ini terjadi, amiin,,,
positif thinking
katanya, galau itu sebagian dari futur,
katanya,galau itu lebih banyak buruknya ketimang yang baiknya,
dan katanya, galau itu membuat sikonsumen untuk tidak bersemangat lagi,
tapi, ternyata,
ada beberapa orang yang melabuhkan kegalauan nya pada sebuah tulisan,
tulisan yang menjadikan orang orang termotivasi untuk bangkit, menjadi lebih baik lagi,
inilah kegalauan yang positif,
ternyata benar, "tak ada ciptaan Allah itu yang sia sia", sampai rasa pun takan ada yang sia sia, hanya kitalah yang membuat suasana yang perasaan itu menjadi sia sia, dan tak bermanfaat. jika kita pandai maka kita akan membuktikan sendiri firman Allah yang mungkin sayup sayup sampai kita dengar selama ini,
"maka, nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?"
katanya,galau itu lebih banyak buruknya ketimang yang baiknya,
dan katanya, galau itu membuat sikonsumen untuk tidak bersemangat lagi,
tapi, ternyata,
ada beberapa orang yang melabuhkan kegalauan nya pada sebuah tulisan,
tulisan yang menjadikan orang orang termotivasi untuk bangkit, menjadi lebih baik lagi,
inilah kegalauan yang positif,
ternyata benar, "tak ada ciptaan Allah itu yang sia sia", sampai rasa pun takan ada yang sia sia, hanya kitalah yang membuat suasana yang perasaan itu menjadi sia sia, dan tak bermanfaat. jika kita pandai maka kita akan membuktikan sendiri firman Allah yang mungkin sayup sayup sampai kita dengar selama ini,
"maka, nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?"
Hai kamu, atas banyak rindu
semoga kita sama-sama sanggupberdamai dengan waktu. Izinkan takdir dan semesta bekerja baik atas pertemuan kita. Jangan mengutuk apapun, terlebih atas jarak dan semesta yang enggan mempercepat takdir kita ~FPL, 2016~
semoga kita sama-sama sanggupberdamai dengan waktu. Izinkan takdir dan semesta bekerja baik atas pertemuan kita. Jangan mengutuk apapun, terlebih atas jarak dan semesta yang enggan mempercepat takdir kita ~FPL, 2016~
Biarlah untuk sementara rindu kita tersimpan didalam
do’a. Sampai jarak, waktu dan rindu akan mengaku kalah dengan kesabaran kita
~FPL, 2016~
Aku sedang belajar mencintai yang mendewasakan
didalam do’a, bukan janji dan kata-kata ~FPL, 2016~
Aku juga ingin yang terbaik, maka izinkan aku
menyendiri untuk menjaga hati yang selalu berbolak balik, agar aku memperoleh
yang terbaik ~ichis, 2016~
Aku akan selalu menghadiahkan kita dengan do’a.
Sebab, aku percaya, suatu hari nanti inilah yang akan mengantarkan kita pada
tujuan yang sama ~FPL,2016~
Haruskah banyak kata yang diucapkan ketika cinta itu
datang? Ataukah perlu mengumbar dengan suara lantang? Bagiku , TIDAK!, cukup
cintai ia dalam diam ~sismiyanti, 2016~
Senin, 28 September 2015
Tentang rindu yang tak pernah terungkap
Lama
berkecimpung didunia aktivis menjadikan diri ini jauh lebih baik in syaa Allah
dari pada diri ketika cinta itu diperkenalkan. Cinta dimana dulu berserakan
dimana-mana, diobral kesana kemari layaknya sebuah dagangan yang tidak laku
terjual. Takut untuk tidak mendapatkan pendamping yang baik untuk menuju syurga-Nya
menjadi salah satu alasan kenapa yang bernama Pacaran itu hadir disela-sela
waktu luang yang ketika itu bisa saja dikatakan tidak terlalu berluang juga,
karena memang kesibukan disekolah belum terlalu memadai untuk bisa
menghilangkan kejenuhan. Ya, pacaran lah salah satu wadahnya. Bodoh memang
ketika diri ini memutuskan untuk mengenali yang bernama pacaran itu, karena
setelah difikir ulang, tak ada untungnya ketika kita menjalaninya, malah
kerugian yang menimpa. Karena harga diri seorang perempuan terletak disetiap
sisi tubuhnya, jika salah satunya sudah diambil maka yang lainnya tidak
berharga lagi, layaknya sebuah telur yangmana jika sudah retak maka ia tidak
akan dibeli lagi oleh orang.
Hadir
dan ikut berkontribusi dijalan dakwah ini, mengajarkan arti cinta yang
sesungguhnya. Rasa cinta yang hadir hari ini sebenarnya milik siapa dan untuk
siapa, wajar atau kah tidak. Disinilah aku menemukan penawar semua itu. Karena
rasa cinta yang fitrah ini tidak bisa disalahkan kenapa ia hadir begitu saja. Kita
adalah manusia, wajar ketika perasaan itu hadir silih berganti. Fatimah, Anak
Rasulullah SAW saja memiliki rasa cinta kepada ali. Namun disinilah
keunikannya, ia mencintai seseorang, tapi orang lain bahkan syaitanpun tidak
mengetahui bahwa ia sedang jatuh cinta, ini disebabkan karena ia pandai menepis
rasa cinta yang hadir ketika itu. Seharusnya begitu juga dengan kita, jika kita
tidak bisa dengan cara instan, mari kita coba dengan cara perlahan. Berharap
pada seorang yang kita cinta boleh, namun jangan berangan bersama Si dia.
Cantumkan namanya disetiap lembaran do’a yang dipanjatkan “jika memang jodohku,
maka dekatkan ya Allah, namun jika ia bukan jodohku izinkan hati ini berlabuh
dihati orang yang engkau ridhoi”.
Banyak
cara memang kenapa cinta itu bisa bersemi dan hadir kembali. Membuat para
penikmatnya melayang, hingga kehilangan jalan pulang bagaimana menepis rasa
cinta yang hadir. Kebanyakan dari kita hanyut dengan hal ini, namun tak sedikit
juga dari kita bisa melewati ini. Mulai dari pertemuan yang intens dilembaga
maupun dikuliah, sampai intensnya komunikasi yang tak layak kita konsumsi. Ya,
banyak cara syaitan untuk bisa mendapatkan kawan.
Wallahu’alam
Aku dan jilbabku
Organisasi
islam ini ternyata tidak berlingkup disekolah saja, namun juga memiliki
jangkauan kabupaten bahkan provinsi. Kalau di kabupaten dinamakan ASSALAM
pesisir selatan (karena aku berasal dari pesisir selatan), dan jika di provinsi
dinamakan ASSALAM sumatera barat. Sedangkan ASSALAM itu sendiri merupakan
Associasi pelajar Islam yang bermottokan “Bersatu Menjalin Ukhwah”.
Kenal
dengan ASSALAM merupakan suatu kebanggaan bagiku, karena selain hadirnya hidayah disini, teman2 juga
semakin banyak saja. Ya, hadirnya Hidayah.
Ketika
itu Assalam sumatera Barat mengadakan Acara yang bernama RADAR 3 yang berpusat
di padang. Acara yang belum pernah aku ikuti sebelumnya, aku tak tau mau
ngapain disini. Nyampe ditempat acara, aku dihadapkan dengan Pandangan yang
asing bagiku, karena yang hadir disana adalah para perempuan2 jeli, yang anggun
dengan jilbab besarnya yang longgar dan menjuntai. Sejuk J
, damai, indah, itu yang kurasakan ketika itu. “masyaa Allah, anggun sekali”,
itulah kata-kata yang terlontar ketika aku menyaksikan mereka yang asyik dengan
jilbab lebarnya. Ku mulai memandangi diriku, malu ketika yang kusaksikan pada
diriku hanya sehelai kain yang transparan, pendek yang tidak cocok dibilang
jilbab.
Rasa
malu yang menggelayuti itu, mendorong aku untuk mengubah stylis ku selama acara
itu berlangsung, ya awalnya hanya untuk 3 hari saja. Namun, setelah 3 hari
berlalu, ternyata ia mampu mengubah mindset dan cara pandangku dalam berprinsip
tentang jilbab, hingga tekadpun keluar. Tekad untuk memakai jilbab yang lebar
dan menjuntai (red : syar’i).
Tak
semudah membalikan telapak tangan untuk mengubah sebuah prinsip. Banyak
tantangan yang mengiringi suatu prinsip yang sudah ditanamkan. Begitupun dengan
prinsip jilbab yang kutanamkan. Banyak tantangan yang kuhadapi ketika jilbab ku
disaksikan oleh masyarakat sekolah. Bukan dukungan teman2 yang kuterima ketika
kembali lagi kesekolah, tapi cemooh teman2 yang menghujat dari setiap sisi. Aku
hanya diam, dengan ilmu yang belum seberapa, aku tak berani menjawab segala
hujatan yang dilemparkan teman2 kepadaku. Tapi, hal ini tak menyurutkan
langkahku untuk bisa mempertahankan jilbab syar’i yang kukagumi itu. Aku tetap
berfikiran positif”mungkin mereka belum tau”.
Tantangannya
gak sampai disitu, bahkan dari sekian banyak majlis guru yang baik dan
mendukung perubahanku, ternyata ada juga yang tidak senang. Ketidak senangannya
ini diperlihatkan ketika beliau mengajar dikelas. Namun, dengan prestasi
dimunculkan, alhamdulillah sedikit demi sedikit sikap beliau berubah menjadi
lebih baik.
Hari
demi hari semuanya berubah menjadi lebih baik, Alhamdulillah. Mulai dari guru
yang mulai peduli sampai keteman2 yang mulai berbagi dan sharing tentang
keagamaan-jadi tempat konsul niiii J -. Senang
memang ketika Allah telah melihatkan keagungannya, janji Allah itu Pasti.
Kebenaran itu pasti akan diterima, mesikpun ada tantangan yang musti dilalui
terlebih dahulu.
Ketika
diri sudah bertekad untuk berubah kearah yang lebih baik (red : hijrah), maka
yang berubah itu tidak hanya style saja, namun semuanya musti dirubah, mulai
dari sikap sampai pola pikir. Disinilah
aku kenal dengan mentoring, nama umumnya adalah tarbiyah. Tarbiyah dapat
melatih dan mendidik pola pikirku untuk menjadi lebih baik lagi. Aku merasakan
ada magnet ditarbiyah ini, aku sangat membutuhkannya, hari ini hingga nyawa tak
dibadan lagi semoga tekad tetap berpadu dalam lingkar tarbiyah, aamiin..
Mungkin
banyak yang bertanya “kok bisa segitunya dengan tarbiyah, mang tarbiyah itu
gimna sih?”. Tarbiyah tidak ngapa2in kok, tarbiyah adem2 saja, namun ketika
sudah masuk kesana, ada faktor X yang tidak diketahui kenapa kita betah disana.
Kunci untuk mengetahui, masuk dulu-amati-pelari-rasakan-nikmati. Kebetahan
ditarbiyah akan mengantarkan kita untuk betah dengan jilbab yang dikenakan.
Ketahuilah,
sungguh banyak orang yang ingin berjilbab syar’i, tapi alasan “belum siap”
mengalahkan keinginannya, trus siapnya
kapa?-pertanyaan besar.
Banyak
orang yang sudah mulai berjilbab syar’i, namun luntur ketika merasa terasing
dilingkungannya.
Banyak
orang sudah berjilbab syar’i di luarsana, yang dalam mempertahankan jilbabnya
penuh dengan tantangan dan rintangan. Jadi, jangan khawatir ketika engakau
memiliki masalah tetntang jilbab. Kita disini (:berjilbab syar’i) tidak hanya
sendiri, kita punya orang-orang yang luar biasa diman-dimana, jangan merasa
sendiri ketika cobaan dalam mempertahankan jilbab menimpa diri.
Takut
dengan hujatan “jilbabkan dulu hatimu, baru kepala mu”, aku mengatakan “gak
usah takut,sampai kapan hati mau di jilbabkan?”-pertanyaan besar.
Takut
dengan kata2 “jilbab besar, tapi tingkah bermasalah”, aku jawab “tidak apa,
learning by doing, “. Bukan dengan menanggalkan jilbab kita bisa memperbaiki
sikap dan tingkah kita, tapi dengan berjilbab kita bisa selalu mengintropeksi
diri untuk bisa bersikap lebih baik lagi.
Setiap
baja, agar bisa dibentuk, ia membutuhkan tekanan. Begitupun kita, jadikan
tekana dan hujatan sebagai bekal diri untuk menjadi lebih tegar lagi. –untuk
Agama Allah-.
wallahu’alam
bishshawab
dik, kau terlihat begitu cantik :)
kegirangan dan kedekatanmu membawa kedamaian dalam ukhwah ini,
kau bertanya perihal kewajiban seorang muslimah,
kau bertanya perihal status menjalin hubungan yang belum halal,
kau bertanya perihal hubungan antar sesama,
kau mengagumi mereka yan berpakaian rapi,
anggun katamu...
semua yang kau ungkapkan membawa dirimu ke bangku yang bernama Hijrah
aku tak berharap besar atas perubahanmu,
aku hanya bisa berdo'a dalam diamku,
tapi..
aku sangat bangga..
akhirnya engkau menemukan siapa dirimu sebenarnya.
tubuhmu yang kau baluti dengan pakaian rapi dan jilbab yang menjulur ke menutupi dada membawa aurah yang begitu mempesona, aku yakini "setiap yang berjilbabmenutupi dada, akan terlihat anggun, meski yang jelek sekalipun dimata manusia.
istiqamahlah dinda,,
sesungguhnya kecantikan yang sebenarnya ada didalam hati mereka yang taat, didalam hati mereka yang beriman, yang menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
ketahuilah dik,,,
setelah kau memutuskan untuk taat, sesungguhnya engkau memutuskan untuk bersedia menjalankan aturan main dari-Nya,
engkau akan mendapati situasi dan kondisi dimana posisi engkau sulit, mudah, senang, dan sedih. tapi itu fitrah dik,
masuk ke taman safari itu gak mudah dik,
ada alur yang musti kita ikuti,
berdesakan,
dan mungkin mahal bagi mereka yang sedikit keterbatasan harta,
kau tau dik?
itu karena didalam taman safari terdapat berbagai macam jenis tanaman dan makhluk lain yang menghiasi sehingga membuatnya menjadi begitu indah.
begitulah kira-kiranya Syurga yang didambakan semua orang,
alur menuju ke syurga musti kita ikuti,
kita musti berlomba-lomba berbuat kebaikan kepada sesama,
kita harus memiliki amal sebagai harta kita,
kita harus sabar dengan ocehan negatif orang lain terhadap perubahan kita kearah lebih baik,
itulah yang musti kita lewati dik,
orang-orang yang bisa bertahan dengan semua itulah yang akan melaju menuju Syurga,
itulah orang-orang pilihan dik,
maka,
jadilah orang pilihan itu,
orang yang melakukan kebaikan namun dipandang aneh oleh orang lain.
wallahu'alam
semoga kita dikumpulkan bersama orang-orang shaleh disyurga-Nya
kau bertanya perihal kewajiban seorang muslimah,
kau bertanya perihal status menjalin hubungan yang belum halal,
kau bertanya perihal hubungan antar sesama,
kau mengagumi mereka yan berpakaian rapi,
anggun katamu...
semua yang kau ungkapkan membawa dirimu ke bangku yang bernama Hijrah
aku tak berharap besar atas perubahanmu,
aku hanya bisa berdo'a dalam diamku,
tapi..
aku sangat bangga..
akhirnya engkau menemukan siapa dirimu sebenarnya.
tubuhmu yang kau baluti dengan pakaian rapi dan jilbab yang menjulur ke menutupi dada membawa aurah yang begitu mempesona, aku yakini "setiap yang berjilbabmenutupi dada, akan terlihat anggun, meski yang jelek sekalipun dimata manusia.
istiqamahlah dinda,,
sesungguhnya kecantikan yang sebenarnya ada didalam hati mereka yang taat, didalam hati mereka yang beriman, yang menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
ketahuilah dik,,,
setelah kau memutuskan untuk taat, sesungguhnya engkau memutuskan untuk bersedia menjalankan aturan main dari-Nya,
engkau akan mendapati situasi dan kondisi dimana posisi engkau sulit, mudah, senang, dan sedih. tapi itu fitrah dik,
masuk ke taman safari itu gak mudah dik,
ada alur yang musti kita ikuti,
berdesakan,
dan mungkin mahal bagi mereka yang sedikit keterbatasan harta,
kau tau dik?
itu karena didalam taman safari terdapat berbagai macam jenis tanaman dan makhluk lain yang menghiasi sehingga membuatnya menjadi begitu indah.
begitulah kira-kiranya Syurga yang didambakan semua orang,
alur menuju ke syurga musti kita ikuti,
kita musti berlomba-lomba berbuat kebaikan kepada sesama,
kita harus memiliki amal sebagai harta kita,
kita harus sabar dengan ocehan negatif orang lain terhadap perubahan kita kearah lebih baik,
itulah yang musti kita lewati dik,
orang-orang yang bisa bertahan dengan semua itulah yang akan melaju menuju Syurga,
itulah orang-orang pilihan dik,
maka,
jadilah orang pilihan itu,
orang yang melakukan kebaikan namun dipandang aneh oleh orang lain.
wallahu'alam
semoga kita dikumpulkan bersama orang-orang shaleh disyurga-Nya
Langganan:
Postingan (Atom)




