Pa....
gadis kecilmu kini sudah dewasa .... :('
belum banyak yang bisa aku berikan padamu, hingga hari ini, hari dimana orang tak memanggilku sebagai anak kecil lagi,
yang bisa aku berikan hanya tangisan kekhawatiran akan kondisiku,
pa... engkau itu Masyaa Allah,
sosok makhluk yang cuek, tapi sebenarnya engkau peduli
dibalik kekuatanmu, sebenarnya engkau lemah,
dibalik tawa, canda dan senyummu, sesungguhnya hatimu sedang merintis,
kau tak sering menanyakan kabarku, tapi engkau selalu mencemaskanku,
mungkin itulah fitrahnya seorang ayah,
lemah namun ingin telihat kuat didepan anak2 nya,
agar anak2nya tidak ikutan lemah seperti ayahnya...
masyaa Allah..
jika hatimu terbuat dari mineral, mineral jenis apa yang telah menyusunnya?
jika hatimu terbuat dari batuan, apa kandungan dalam batuan itu?
jika hatimu berbentuk kubik, berapa luas bidang nya?
beritahulah padaku, agar aku bisa menyerupai dirimu...
pa,
ajari aku berhati mutiara, berkebalkan intan,
ajari aku berhati tembaga, bersejukan salju.
turunkan kepada ku ilmu tentang semua itu..
terima kasih pa...
biar Allah yang membalas segala jasa dan pengorbanan mu,
sejatinya, jika aku yang membalasnya..
sungguh itu tak akan pernah terbalaskan,
meskipun bumi menjadi emas.
Selasa, 15 Maret 2016
aku ingin kau halal untuk ku-cintai
mendung siang ini mewakili perasaan yang tak karuan,
kamu jauh, akupun jauh
tak ada rasa memang, sebelumnya yang kita jalin,
tapi karena cinta-Nya, akhirnya aku mencintaimu,
tapi memang sebatas dalaam diam,
tak ada ungkapan kata2 mesra,
tak ada perhatian yang berlebih,
tak ada pertemuan yang kita impikan,
karena memang kita belum pantas melakukan semua itu,
aku tak tau,
kenapa tiba2 aku merindukanmu dikala kau pergi baru sehari,
ketika kau mengabariku kalau kau akan pergi,
serasa petir disiang hari menyambar, dan awan hitam langsung berarak,
serasa gak kuat buat jauh darimu,
segera halalkan saja diriku,
agar perasaanku bisa menjadi pahala ketika mengkhawatirkan dirimu,
agar setiap rindu2 ku menjadi baktiku untukmu,
agar dirimu bisa kucintai seutuhnya,,
kamu jauh, akupun jauh
tak ada rasa memang, sebelumnya yang kita jalin,
tapi karena cinta-Nya, akhirnya aku mencintaimu,
tapi memang sebatas dalaam diam,
tak ada ungkapan kata2 mesra,
tak ada perhatian yang berlebih,
tak ada pertemuan yang kita impikan,
karena memang kita belum pantas melakukan semua itu,
aku tak tau,
kenapa tiba2 aku merindukanmu dikala kau pergi baru sehari,
ketika kau mengabariku kalau kau akan pergi,
serasa petir disiang hari menyambar, dan awan hitam langsung berarak,
serasa gak kuat buat jauh darimu,
segera halalkan saja diriku,
agar perasaanku bisa menjadi pahala ketika mengkhawatirkan dirimu,
agar setiap rindu2 ku menjadi baktiku untukmu,
agar dirimu bisa kucintai seutuhnya,,
Selasa, 02 Februari 2016
Aku Ingin Menikah Dengan Lelaki, Yang Jika Bersamanya Allah Dan Surga Terasa Lebih Dekat
Impian dari
semua wanita adalah dipertemukan dengan sosok lelaki yang dapat menyempurnakan
setengah dari agamanya. Menjadi pemimpin dan pembimbing dalam kehidupan setelah
memiliki ikatan yang sah. Sosok yang dapat memposisikan diri sebagai suami,
ayah, dan teman di saat apa pun.
Aku ingin
menikah dengan lelaki, yang jika bersamanya Allah dan surga terasa lebih dekat.
Lelaki yang bisa menjadi imam ketika sholat dan bermunajat kepada Allah. lelaki
yang bisa memimpin keluarga dengan sebaik-baiknya seorang pemimpin.
Bersama mu
buat aku semakin mencintai-Nya, tanpa melupakan kewajiban ku untuk selalu
menjadi pendampingmu. Bersama mu buat rumah kecil kita seperti istana yang
penuh dengan kebahagiaan dengan rasa syukur. Bersama mu mari kita melangkah
menuju surga bersama manisnya iman dalam balutan ihsan.
Siapkan lah
dirimu seperti aku mempersiapakan diri dalam kesendirian. Menanti dengan penuh
keyakinan kalau kau akan datang ke rumah, bertemu denan kedua orang tuaku. Dan kau
pun memperkenalan keluargamu kepada ku, ibu mu yang akan menjadi ibuku juga dan
ayahmu yang akan menjadi ayahku juga.
Bersatunya
kita bukan hanya sekedar menjalin ikatan dua orang manusia, tapi dua keluarga
yang dulu terikat karena iman. Sekarang menjadi satu kesatuan karena ikatan
kita berdua. Dan yakinlah suatu ikatan ini akan saling menguatkan satu sama
lain, tidak akan ada perpecahan selam masih ada cinta di antara kita.
Pergilah, Karena Aku Mulai Mencintaimu
Entah darimana
rasa itu datang, kapan menghampiri dan tidak mau pergi. Tiba-tiba ada rasa yang
datang dari komunikasi yang biasa, dari pembicaraan yang sederhana. Mulanya
kita hanya saing memandang, terpaku sebenatar tanpa mengeluarkan kata,
menundukan pandangan dan berlalu. Tapi aku kaget saat menerima pesan pertama
dari mu, senang bercampur malu. Dan dari sanalah percakapan kita berawal.
Mulai menanyakan
hal-hal yang sederhana sampai bercerita tentang keseharian yang menyenangkan. Kadang
ada cerita duka yang aku bagi dengan mu, dan kau setia mendengarkannya. Kadang ada
rasa kesal yang aku luapkan pada mu, tapi kau hanya tersenyum dan mencoba
menghibur ku dengan candaan-candaan kecil.
Pernah sekali
aku menangis saat menghubungi mu, tapi kau masih sabar mendengarkan segala
keluh kesah ku. Dan aku baru tau kalau malam itu kamu harus belajar untuk ujian
besok, tapi dengan tenangnya kamu menenangkan ku dan menghiburku dengancara
yang unik.
Tapi rasa
ini mulai tidak wajar, kenapa saat mendengar nama mu diriku selau tersenyum dan
jantungku berdebar kencang. selalu ingin mengetahui apa yang sedangkau kerjakan
di dunia nyata dan kau bagikan di dunia maya. Waktuku menjadi sepi jika tidak
ada kabar dari mu, dan etah kenapa diriku mulai nyaman dengan kehadirian diri
mu..
Pergi lah,
ku mohon. Rasa ini datang pada saat yang belum tepat. Aku takut kita akan
saling menyakiti, karena terjalin dalam hubungan yang tidak halal. Bukan cinta
yang akan bersemi, tapi nafsu yang berbalut keindahan dunia. Menggoda kita
dengan kesenangan dan melupakan kewajiab-kewajiab kita. Aku tidak mau
mengganggu mu dan menggoyahkan imanmu. Sedikit pun aku tidak mau menjadi jalan
syetan untuk menjerumuskan dirimu ke api neraka.
Jika kami berjodoh, pisahkan kami Ya Allah, dan Pertemukan kembali pada saat kami benar-benar siap
Saat virus
merah jambu sudah menginfeksi hati, ia akan memberikan halusinasi kepada otak
akan indahnya masa depan dan hangatnya masa kini. Tanpa kita sadari, iman yang
sejak lama kita tanam akan layu dan enggan tumbuh. Ia akan terganti dengan
seseorang yang akan terus menjadi bayang-bayang dalam hari, dan kadang membuat
kita tersenyum sendiri. kita tidak sedang gila, hanya saja kita sedang tergila-gila
pada anak manusia.
Jika kami
berjodoh, pisahkan kami Ya Allah, dan Pertemukan kembali pada saat kami
benar-benar siap. Saat cinta yang kami miliki dipersatukan dengan kuasa
takdirmu. Saat orang tua, saudara, dan kerabat datang untuk memberi Doa. Bukan sebuah
dosa yang terus menumpuk dan berselimut janji-janji manis yang entah kapan akan
terwujud.
Tak apa
kita hidup dalam rindu dan saling merindukan dalam doa-doa. Tak apa kita tidak
pernah saling bertatap sebelumnya, tapi akan saling memandang dan bergandengan
tangan sampai surga. Tak apa aku tidak pernah mengenalmu sebelumnya, tapi aku
yakinkan nanti kau akan mengenalku sebagai ibu dari anak-anakmu. :D
Kita dipisahkan
karena waktu belum mengizinkan untuk bertemu. Kita dipisahkan untuk saling
mempersiapkan diri dan mengejar mimpi masing-masing sebelum mimpi kita di satukan
dalam satu atap yang sama. Kita dipisahkan dalam cinta-Nya, yang terlebih
dahulu kita dapatkan sebelum mendapatkan cinta makhluknya Ia abadikan.
Tapi setelah
dipertemukan, kau jangan kaget. Kalau nantinya aku adalah teman mainmu sewaktu
kecil. Kalau nantinya aku teman waktu menuntut ilmu bersama atau dalam
organisasi yang sama. Atau nantinya kita adalah dua orang anak manusia yang
tidak tahu apa-apa, dan dipertemukan oleh kedua orangtua kita dalam takdirnya.
Karena jodoh adalah rahasia terbesar dalam kehidupan dan pasti akan dipertemukan dalam sekenarionya yang maha sempurna. Hilangkan keraguan dalam hati seperti malam yang tidak percaya akan datangnya pagi. Aku akan datang di waktu yang tepat dengan izin-Nya dengan membawa rindu yang sangat besar. Untuk mu..
Senin, 25 Januari 2016
PERTEMPURAN ITU BARU DIMULAI, JIWA
Hati
adalah tempat khilaf dan salah, sifatnya selalu berbolak balik, terkadang bisa
berfikir jernih, dan terkadang malah sebaliknya, bisa berfikir diluar batasan
kewajaran.
Terkadang
bisa menepis rasa yang ada, dan terkadang hati membiarkan rasa itu mengalir
begitu saja. Begitulah kalau rasa berkecamuk dalam hati dan berperang dengan
komitmen yang sudah dibangun bertahun-tahun lamanya. Sifat perempuan memang
tidak bisa ditebak, terkadang baper namun terkadang ia cukup dewasa. Apalagi
untuk menanggapi persoalan atas nama perasaan dan cinta.
Hadirnya
rasa cinta tak dimungkiri juga, sebab rasa cinta adalah fitrah. Namun salah
kita sebagai manusia, yang sering menelantarkan cinta, dan tidak meletakkan
pada tempatnya.
Belajar
melawan perasaan. Ya, itulah salah satu bagaimana agar rasa cinta itu bisa
terletakkan pada tempatnya. Sayang sekali rasanya, ketika hati sudah dijaga
sekian lama, namun tergores karena kemilau yang sedikit. Peperangan kembali
dimulai, setelah beberapa tahun yang lalu peperangan itu terjadi. Peperangan
perasaan ke 2,ya tepatnya seperti itu, layaknya peperangan dunia ke 2 terjadi.
Mari
kita saksikan, dimanakah peperangan perasaan ini akan berakhir? Berakhir dengan
berlabuh di perasaan lain, ataukah berakhir di perasaan yang memancing
peperangan ini terjadi.
Semoga
saja berlabuh pada darmaga yang memancing peperangan ini terjadi, amiin,,,
positif thinking
katanya, galau itu sebagian dari futur,
katanya,galau itu lebih banyak buruknya ketimang yang baiknya,
dan katanya, galau itu membuat sikonsumen untuk tidak bersemangat lagi,
tapi, ternyata,
ada beberapa orang yang melabuhkan kegalauan nya pada sebuah tulisan,
tulisan yang menjadikan orang orang termotivasi untuk bangkit, menjadi lebih baik lagi,
inilah kegalauan yang positif,
ternyata benar, "tak ada ciptaan Allah itu yang sia sia", sampai rasa pun takan ada yang sia sia, hanya kitalah yang membuat suasana yang perasaan itu menjadi sia sia, dan tak bermanfaat. jika kita pandai maka kita akan membuktikan sendiri firman Allah yang mungkin sayup sayup sampai kita dengar selama ini,
"maka, nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?"
katanya,galau itu lebih banyak buruknya ketimang yang baiknya,
dan katanya, galau itu membuat sikonsumen untuk tidak bersemangat lagi,
tapi, ternyata,
ada beberapa orang yang melabuhkan kegalauan nya pada sebuah tulisan,
tulisan yang menjadikan orang orang termotivasi untuk bangkit, menjadi lebih baik lagi,
inilah kegalauan yang positif,
ternyata benar, "tak ada ciptaan Allah itu yang sia sia", sampai rasa pun takan ada yang sia sia, hanya kitalah yang membuat suasana yang perasaan itu menjadi sia sia, dan tak bermanfaat. jika kita pandai maka kita akan membuktikan sendiri firman Allah yang mungkin sayup sayup sampai kita dengar selama ini,
"maka, nikmat tuhanmu manakah yang engkau dustakan?"
Hai kamu, atas banyak rindu
semoga kita sama-sama sanggupberdamai dengan waktu. Izinkan takdir dan semesta bekerja baik atas pertemuan kita. Jangan mengutuk apapun, terlebih atas jarak dan semesta yang enggan mempercepat takdir kita ~FPL, 2016~
semoga kita sama-sama sanggupberdamai dengan waktu. Izinkan takdir dan semesta bekerja baik atas pertemuan kita. Jangan mengutuk apapun, terlebih atas jarak dan semesta yang enggan mempercepat takdir kita ~FPL, 2016~
Biarlah untuk sementara rindu kita tersimpan didalam
do’a. Sampai jarak, waktu dan rindu akan mengaku kalah dengan kesabaran kita
~FPL, 2016~
Aku sedang belajar mencintai yang mendewasakan
didalam do’a, bukan janji dan kata-kata ~FPL, 2016~
Aku juga ingin yang terbaik, maka izinkan aku
menyendiri untuk menjaga hati yang selalu berbolak balik, agar aku memperoleh
yang terbaik ~ichis, 2016~
Aku akan selalu menghadiahkan kita dengan do’a.
Sebab, aku percaya, suatu hari nanti inilah yang akan mengantarkan kita pada
tujuan yang sama ~FPL,2016~
Haruskah banyak kata yang diucapkan ketika cinta itu
datang? Ataukah perlu mengumbar dengan suara lantang? Bagiku , TIDAK!, cukup
cintai ia dalam diam ~sismiyanti, 2016~
Langganan:
Postingan (Atom)

