Banyak hal memang yang belum diketahui dibalik setiap kejadian, tempat
K** yang begitu jauh ternyata membuat seorang saudara "iri"-dalam hal
kebaikan- pada ku. Mulanya aku tidak mengerti kenapa ia "iri" padaku
padahal kenyataannya tempat K** ku begitu sangat jauh dan tidak ada
teman yang ku kenal disana. sedangkan ia, dapat tempat yang keren-kota-,
dan ada teman juga disana, rasanya tidak ada yang harus diirikan dari
aku, tapi ada hal yang lain dari semua itu.
"kamu tau kenapa kamu diletakkan disana" tanyanya ketika mengawali ungkapannya pada siang itu.
"gak", jawabku polos.
"itu bertanda, kalau kamu bisa menghadapi kondisi seperti itu, berarti
kamu adalah orang yang dipilih Allah untuk bisa menebar kebaikan
disana", jelasnya
aku hanya terdiam, dalam diam ku bertasbih "subhanallah, iya ya, Allah memang sungguh luar biasa
"Allah tidak menguji seorang hamba diluar batas kemampuannya", sambungya
"seharusnya, aku intropeksi diri, kenapa aku diberikan tempat yang
nyaman sama Allah, berarti aku belum apa-apanya dibanding
kamu"terangnya, matanya mulai berkaca-kaca.
aku tetap terdiam sembari memikirkan kembali kata-kata indah yang
dikeluarkannya, aku berusaha merefresh kembali otak ini, agar dapat
berfikir layaknya sebagai orang yang terpelajar.
aku mengalihkan pembicaraanku, aku tak ingin airmatanya jatuh membasahi
bumi, ada rasa bersalah jika ini terjadi, karena sifat ketidak
syukuranku membuat saudaraku sampai meneteskan airmata agar aku paham
dengan maksud apa Allah mengutusku kesana.
kata-katanya ini memang sangat melekat dalam fikiranku, aku berusaha
menguatkan diri agar aku tetap istiqamah dijalan-Nya, dengan jiwa yang
masih labil ini semoga Allah meneguhkan hati kecil ini.
aku yakin ini adalah proses ujian, tidak masalah, jalani saja!! ingat,
bahwasanya ujian yang berhasil dilewati akan mmembawa kita ketingkat
selanjutnya, dengan tingkat ujian yang meninggi juga.
wallahu'alam bishshawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar