Saat virus
merah jambu sudah menginfeksi hati, ia akan memberikan halusinasi kepada otak
akan indahnya masa depan dan hangatnya masa kini. Tanpa kita sadari, iman yang
sejak lama kita tanam akan layu dan enggan tumbuh. Ia akan terganti dengan
seseorang yang akan terus menjadi bayang-bayang dalam hari, dan kadang membuat
kita tersenyum sendiri. kita tidak sedang gila, hanya saja kita sedang tergila-gila
pada anak manusia.
Jika kami
berjodoh, pisahkan kami Ya Allah, dan Pertemukan kembali pada saat kami
benar-benar siap. Saat cinta yang kami miliki dipersatukan dengan kuasa
takdirmu. Saat orang tua, saudara, dan kerabat datang untuk memberi Doa. Bukan sebuah
dosa yang terus menumpuk dan berselimut janji-janji manis yang entah kapan akan
terwujud.
Tak apa
kita hidup dalam rindu dan saling merindukan dalam doa-doa. Tak apa kita tidak
pernah saling bertatap sebelumnya, tapi akan saling memandang dan bergandengan
tangan sampai surga. Tak apa aku tidak pernah mengenalmu sebelumnya, tapi aku
yakinkan nanti kau akan mengenalku sebagai ibu dari anak-anakmu. :D
Kita dipisahkan
karena waktu belum mengizinkan untuk bertemu. Kita dipisahkan untuk saling
mempersiapkan diri dan mengejar mimpi masing-masing sebelum mimpi kita di satukan
dalam satu atap yang sama. Kita dipisahkan dalam cinta-Nya, yang terlebih
dahulu kita dapatkan sebelum mendapatkan cinta makhluknya Ia abadikan.
Tapi setelah
dipertemukan, kau jangan kaget. Kalau nantinya aku adalah teman mainmu sewaktu
kecil. Kalau nantinya aku teman waktu menuntut ilmu bersama atau dalam
organisasi yang sama. Atau nantinya kita adalah dua orang anak manusia yang
tidak tahu apa-apa, dan dipertemukan oleh kedua orangtua kita dalam takdirnya.
Karena jodoh adalah rahasia terbesar dalam kehidupan dan pasti akan dipertemukan dalam sekenarionya yang maha sempurna. Hilangkan keraguan dalam hati seperti malam yang tidak percaya akan datangnya pagi. Aku akan datang di waktu yang tepat dengan izin-Nya dengan membawa rindu yang sangat besar. Untuk mu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar